Wednesday, July 24, 2013

Cara membuat otak refresh kembali

1. Mendengarkan musik
Alunan musik bisa sangat
bermanfaat untuk sumber
daya mental Anda. Untuk
menjernihkan kembali pikiran,
Anda bisa duduk sambil
mendengarkan alunan musik
yang indah. Selain untuk
menjernihkan kembali pikiran
Anda, mendengarkan musik
juga bisa meningkatkan daya
tahan tubuh, meredakan stres,
dan tetap fokus .

2. Tertawa
Tertawa merupakan obat
terbaik untuk menghilangkan
rasa bosan dan jenuh.
Dengan tertawa bisa
melepaskan endorfin yang
bisa meningkatkan suasana
hati serta perasaan bahagia.
Selain itu, tertawa sebentar
saja bisa membuat pikiran
Anda menjadi fokus kembali.

3. Pijat
Melakukan pemijatan
merupakan cara sempurna
untuk meredakan ketegangan
dan mengurangi stres.
Dengan sedikit memanjakan
tubuh Anda , keesokan harinya
tubuh dan otak akan kembali
segar.

4. Melatih mental
Pada saat Anda sudah
merasa lelah bekerja atau
belajar, cobalah melatih
mental Anda. Melatih mental
tersebut dengan cara
menyelesaikan suatu
pertanyaan yang
menyenangkan untuk
menguatkan otak Anda. Selain
itu, Anda juga bisa bermain
games dengan melibatkan
kemampuan otak yang Anda
miliki.

5. Hiruplah sesuatu yang
beraroma enak
Menghirup sesuatu yang
berbau enak ternyata bisa
menyegarkan pikiran Anda
kembali. Bila Anda sudah
merasa lelah dan daya
konsentrasi menurun, maka
hiruplah sesuatu yang
berbau enak, seperti wangi
kopi, dan makanan serta
minuman lainnya yang
beraroma sedap.

6. Mandi air hangat
Mandi dengan air hangat bisa
membuat otot serta pikiran
Anda menjadi lebih rileks.
Saat tiba di rumah, Anda bisa
berendam dengan air hangat
untuk beberapa menit. Hal
tersebut bisa membuat tidur
lebih nyenyak dan keesokan
harinya pikiran menjadi lebih
segar.

7. Tidur pendek
Saat konsentrasi sudah
menurun, Anda juga bisa
mengatasinya dengan tidur
pendek. Dengan tidur pendek
selama kurang lebih 30 menit,
Anda bisa merasa lebih baik
dan bisa menyelesaikan
pekerjaan dibandingkan
ketika sedang merasa lelah.

8. Berolahraga
Selain membuat tubuh Anda
menjadi sehat, olahraga
secara rutin juga bisa
menyegarkan pikiran Anda.
Untuk itu, berolahragalah
secara rutin dengan
melakukan olahraga ringan,
seperti berjalan santai, yoga,
bersepeda, atau berenang.


9. Berkhayal
Berkhayal juga bisa
menyegarkan pikiran Anda
sehingga bisa kembali fokus
pada aktivitas selanjutnya.
Untuk itu, cobalah berkhayal
positif, seperti mengenang
masa kanak-kanak,
membayangkan masa depan ,
dan lain sebagainya.

10. Bersosialisasi
Selain menjadi kebutuhan,
bersosialisasi juga bisa
menjaga agar otak Anda
tetap segar. Cobalah
melakukan komunikasi,
seperti menelepon teman
lama. Mengobrolah dengan
mereka dengan membuat
topik pembicaraan yang
menyenangkan.

Itulah beberapa aktivitas
yang bisa membuat otak
Anda menjadi segar kembali.
Dengan begitu, Anda bisa
merasakan betapa indahnya
hidup ini. (GI)

Cara Belajar 4 Ilmuwan yang Paling Terkenal di Dunia

1. Albert Einstein
Cara berbicaranya pada masa kecil tidak begitu menarik. Kemampuan berbahasa atau berbicaranya sangat lambat. Melihat kondisi itu orang tuanya sangat prihatin sehingga ia berkonsultasi dengan dokter.

Karena kemampuan berbicaranya yang lambat membuatnya pernah gagal di sekolah dan kepala sekolah menyarankan agar ia keluar dari sekolah. Tentu saja ia memberontak kepada sekolah yang mengusirnya dan menganggapnya sebagai anak yang sangat bodoh.

Pada masa kecil, Einstein adalah anak yang baik dan ia punya karakter suka menolong, karakter ini membuatnya makin cerdas. Kemampuan berbahasanya memang lebih rendah dibandingkan kemampuan numerika atau matematika.

Ia tidak pernah gagal dalam mata pelajaran matematika. Sebelum ia berumur lima belas tahun ia telah menguasai kalkulus diferensial dan integral yang dipelajarinya secara otodidak.

Saat di sekolah dasar, dia berada di atas kemampuan rata-rata kelas, namun ia memiliki kegemaran untuk memecahkan masalah rumit dalam aritmatika terapan.

Orang tuanya ikut mendukung minat Einstein dalam matematika. Ia membelikan buku-buku teks sehingga ia bisa menguasai pelajaran angka-angka selama liburan musim panas.


2. Thomas Alfa Edison

Thomas_Alva_Edison.jpg
Ia belajar bagaimana cara menemukan lampu. Sebelum lampu pertamanya menyala ia melakukan 5.000 eksperimen yang selalu berakhir dengan kegagalan. Namun cara berpikir yang dimiliki oleh Thomas Alfa Edison sangatlah positif dan tahan banting, ini membawanya kepada kreativitas tingkat tinggi.


3. Isaac Newton

Lahir di Woolsthorpe-Lincolnshire, Inggris. Ia adalah seorang fisikawan, matematikawan, ahli astronomi, filsuf alam, alkimiwan, dan teolog yang berasal dari Inggris.

Ayahnya yang juga bernama Isaac Newton meninggal tiga bulan sebelum kelahiran Newton. Newton dilahirkan secara prematur. Ketika Newton berumur tiga tahun, ibunya menikah kembali dan meninggalkan Newton di bawah asuhan neneknya.

Newton memulai sekolah saat tinggal bersama neneknya di desa dan kemudian dikirimkan ke sekolah bahasa di daerah Grantham dimana dia akhirnya menjadi anak terpandai di sekolahnya.

Saat bersekolah di Grantham dia tinggal di kost milik apoteker lokal (William Clarke). Sebelum meneruskan kuliah di Universitas Cambridge (usia 19), Newton sempat menjalin kasih dengan adik angkat William Clarke, Anne Storer. Namun Newton memfokuskan dirinya pada pelajaran dan kisah cintanya menjadi semakin tidak menentu dan putus begitu saja.

Keluarganya mengeluarkan Newton dari sekolah dengan alasan agar dia menjadi petani saja, bagaimanapun Newton tidak menyukai pekerjaan barunya.

Kepala sekolah King’s School kemudian meyakinkan ibunya untuk mengirim Newton kembali ke sekolah sehingga ia dapat
menamatkan pendidikannya. Newton dapat menamatkan sekolah pada usia 18 tahun dengan nilai yang memuaskan.

Newton diterima di Trinity College Universitas Cambridge (sebagai mahasiswa yang belajar sambil bekerja untuk mengatasi masalah keuangannya). Pada saat itu, kurikulum universitas didasarkan pada ajaran Aristoteles, namun Newton lebih memilih untuk membaca gagasan-gagasan filsuf modern yang lebih maju seperti Descartes dan astronom seperti Copernicus, Galileo, dan Kepler.

Ia kemudian menemukan teorema binomial umum dan mulai mengembangkan teori matematika yang pada akhirnya berkembang menjadi kalkulus.


4. Charles Darwin

Lahir tanggal 12 Februari 1809 di Shropshire, Inggris. Ia anak ke-lima Robert Waring Darwin. Ia belajar sesuai dengan kurikulum berbahasa Yunani Klasik. Ia tidak memperlihatkan prestasi yang bagus secara akademik.

Kemudian ia mengambil jurusan kedokteran tetapi tidak banyak memperoleh kemajuan. Untuk itu ia melakukan usaha lain agar bisa maju. Ayahnya menyarankan Darwin untuk menjadi pendeta dan belajar di Christ’s College untuk belajar teologi.

Tetapi ia juga tidak memperoleh kemajuan, ia malah senang berburu dan permainan menembak. Ternyata Darwin mempunyai minat dalam mengkoleksi tanaman, serangga, dan benda-benda geologi. Ia tertarik dengan bakat berburu sepupunya William Darwin.

Darwin mengembangkan minatnya dalam serangga dan spesies langka. Naluri ilmiah Darwin didorong oleh Alan Sedgewick, seorang ahli bumi, dan juga didorong oleh John Stevens Henslow, seorang professor botany.

Darwin kemudian menjadi naturalist (pencinta alam) dan ikut melakukan ekspedisi dengan HMS Beagle. Tim ekspedisi HMS Beagle berlayar dan mengunjungi banyak negeri di lautan Pasifik Selatan sebelum kembali ke Inggris melalui Tanjung Harapan Baik di Afrika Selatan, dalam rangka mengelilingi dunia.

Darwin juga sangat dipengaruhi oleh pemikiran Thomas Malthus, dengan bukunya "Essay on the Principle of PopulationI". Buku tersebut mengatakan bahwa populasi seharusnya bertambah sesuai dengan batas persediaan makanan, kalau tidak maka akan terjadi persaingan untuk memperebutkan makanan.

Setelah membaca buku ini, Darwin memfokuskan teorinya bahwa "The diversity of species centered on the gaining of food – food being necessary both to survive and to breed"- semua jenis spesies terfokus dalam memenuhi kebutuhan makanan dan makanan berguna untuk kelangsungan hidup dan untuk berkembang biak.


Inspirasi


Dari paparan di atas terlihat bahwa sukses seorang ilmuwan berskala dunia tidak jatuh dari langit, atau diperoleh saat kelahirannya. Kesuksesan sebagai ilmuwan diperoleh melalui proses kreatif (belajar kreatif) selama hidupnya.

Tidak semua orang memiliki kemampuan berganda yang hebat, Einstein misalnya pada masa kecil tidak beruntung dengan kemampuan bahasanya, namun ia mengembangkan kemampuan yang lain.

Einstein bisa melejit pada bidang matematika. Bagi kita, mungkin bisa melejit pada bidang olah raga, musik, organisasi atau pada bidang lain.

Kesuksesan seorang anak juga akan terbentuk dengan dukungan orang tua seperti yang dialami Einstein, atau dukungan tokoh lain seperti yang dialami oleh Darwin.

Tidak mungkin seseorang bisa sukses untuk skala nasional, apalagi untuk skala internasional kalau mereka tidak minat membaca.

Newton membaca gagasan-gagasan filsuf seperti Descartes dan astronom seperti Copernicus, Galileo, dan Kepler. Darwin dipengaruhi oleh pemikiran (buku) Thomas Malthus, nah bagaimana dengan Anda?

Orang bisa sukses karena memiliki karakter tidak mudah putus asa, Thomas Alfa Edison, misalnya, sangat tahan banting dan tidak suka mengeluh. Sebelum menemui sebuah lampu pijar yang bisa menyala, ia harus melakukan lebih dari 5.000 kali eksperimen di bengkel milik ayahnya.